Friday, August 20, 2010

10 Cara Paling Mengerikan Saat Hewan Membunuh Korbannya

10. Disengat Listrik (Belut Listrik)

Belut listrik adalah salah satu penghuni mematikan di sungai Amerika Selatan. Bukan hanya satu, tapi tiga organ khusus untuk menghasilkan arus listrik cukup kuat (600 volt, kadang-kadang lebih) cukup untuk membuat pingsan atau membunuh manusia dewasa.

Hal ini diyakini sebagai penjelasan bahwa banyaknya orang hilang yang sedang berenang di sungai Amazon dan Orinoco, dapat disebabkan karena mereka menjadi terkejut oleh belut listrik lalu tenggelam. Banyak dari kematian ini sering disalahkan pada serangan oleh hewan pemangsa seperti piranha atau caiman.

9. Tercekik (Python / Anaconda)

Phyton dan anaconda tidak berbisa. Mereka memiliki gigi yang sangat tajam untuk mencengkram mangsanya, tetapi mereka bergantung pada kekuatan lilitannya untuk membunuh.
Ini berarti, mereka melilit korban dan meremas sehingga mangsanya yang malang tidak memiliki ruang untuk bernapas. Setiap kali korban mencoba menarik napas, ular meremas lebih keras. Lilitan mematikan ini begitu kuat sehingga bahkan darah tidak bisa mengalir.

8. Ditenggelamkan & Dikoyak (Buaya)

Di antara hewan pemangsa besar, buaya adalah yang membunuh sejumlah besar orang setiap tahun. Buaya mempunyai teknik membunuh yang terkenal, yaitu "putaran maut".
Buaya memegang mangsanya dengan rahangnya (biasanya leher), menyeretnya ke dalam air dan memutarkan tubuhnya, ini biasanya cukup untuk memotong-motong tubuh korbannya yang malang. Bagian yang paling menakutkan adalah bahwa buaya benar-benar tidak peduli apakah mangsanya masih hidup atau mati ketika mulai memakannya.

7. Digigit Menembus Otak (Jaguar)

Cara membunuh jaguar berbeda dengan kerabat lainnya sesama kucing ataupun singa, yang biasanya menggigit leher mangsa mereka atau sampai mematahkannya, melainkan menggigit melalui tengkorak dan menembus otak, menyebabkan kematian instan.
Hal ini dikarenakan taring panjang dan tebal, dan rahang sangat kuat untuk melakukan hal ini. Jaguar tidak menggigit melalui bagian atas tengkorak, melainkan menancapkan taringnya ke telinga korban. Dapatkah Anda membayangkan taring kucing raksasa menusuk melalui telinga Anda dan masuk ke otak Anda?

6. Dikoyak Burung Raksasa (Kasuari)

Kasuari dimasukkan oleh Guinness World Records sebagai burung di dunia yang paling berbahaya, Kasuari memiliki cakar, seperti belati besar di ujung kedua kakinya.
Ketika berhadapan dengannya, ia akan melompat ke udara dan menendang musuhnya menggunakan cakar mematikan hingga menyebabkan cedera serius. Tendangan ini cukup kuat untuk memecahkan organ internal Anda dan menyebabkan pendarahan besar-besaran dan berujung kematian.

5. Wajah yang Dirobek-robek (Beruang Sloth)

Beruang Sloth kebanyakan ditemukan di India dan Sri Lanka, di mana penduduk asli mereka takut padanya melebihi harimau atau ular. Dikatakan bahwa mereka menganiaya setidaknya satu orang per minggu di India, dan mereka tampaknya sering menyerang tanpa provokasi.
Jika berhadapan dengannya, beruang sloth sangat memungkinan untuk menyerang Anda. Dibunuh oleh Beruang Sloth sangatlah mengerikan karena cara mereka menggunakan gigi yang sangat panjang & cakar tajam untuk merobek wajah korbannya. Mereka yang cukup beruntung untuk lolos dari kematian setelah serangan beruang sloth, biasanya telah kehilangan salah satu dari kedua mata, hidung, bibir, dan anggota tubu lainnya.

4. Tersedak Semut (Semut Siafu)

Spesies ini merupakan satu-satunya serangga Afrika yang diketahui benar-benar menyerang dan memakan manusia. Serangan biasanya terhadap orang tidur, bayi yang sedang ditinggalkan dan setidaknya satu orang mabuk yang patah kaki dan tidak bisa melarikan diri dari pasukan semut, semuanya telah dilaporkan tewas.
Apa yang membuat serangga ini begitu menakutkan, adalah bahwa mereka bisa menggigit dan menyengat, tapi itu bukan cara mereka membunuh Anda. Selama serangan itu, mereka akan mencoba untuk pergi ke celah yang dapat mereka temukan, termasuk mulut dan hidung, dan korban dikatakan meninggal karena asphyxia setelah semut merangkak ke dalam paru-paru korban.

3. Infeksi yang Menyakitkan (Candiru)

Candiru akan berenang ke dalam uretra atau anus manusia, baik laki-laki dan perempuan, dan terjebak di sana dengan duri yang menusuk. Hal ini sangat menyakitkan dan berpotensi mematikan, karena ketika korban manusia meninggalkan air, ikan akan mati dan tubuhnya mulai membusuk.
Infeksi yang dihasilkan telah menyebabkan banyak kematian di daerah terpencil di Amerika Selatan di mana tidak ada rumah sakit, karena prosedur bedah harus diperlukan untuk mencabut ikan dari bagian-bagian pribadi Anda.

2. Dimakan Hidup-Hidup (Serigala / Hyena)

Memang tidak umum bagi hewan untuk mengunyah usus mangsanya selagi masih hidup. Tetapi tidak untuk serigala atau hyena. Kematian mangsa biasanya karena shock atau kehilangan darah, tapi tetap saja, menjadi hidup sementara kelompok pemangsa rakus lainnya menggeram pada isi perut korbannya.

1. Mati Kelaparan (Cacing Pita)

Cacing pita dapat berpindah pada Anda melalui makan daging mentah atau kurang matang. Setelah tertelan, makhluk itu akan menempelkan dirinya ke dinding usus dan menyerap semua nutrisi makanan dari inangnya.
Jika tidak diobati, infeksi cacing pita pada akhirnya dapat menyebabkan kematian karena kelaparan, kadang-kadang larva cacing pita dapat menemukan jalan mereka ke dalam otak Anda, menyebabkan kejang dan segala macam masalah neurologis.

Sumber :
www.kaskus.us

No comments:

Post a Comment